>Bukit Pawon

>

Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK. 25) ditunjuk sebagai hutan tetap melalui surat penunjukan Menteri Pertanian No. 812/Kpts/Um/II/1982 tanggal 10 Nopember 1982. Kegiatan Pemancangan dan Pembuatan Tata Batasnya dilaksanakan pada tahun 1989 meliputi luas 32,00 Ha dengan panjang batas 2,40 Km dan tanda batas sebanyak 32 buah. Ditetapkan sebagai kawasan hutan oleh Menteri Kehutanan dengan Surat Keputusan No. 247/Kpts-II/1991 tanggal 6 Mei 1991 dengan fungsi Hutan Lindung.
Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 433/Kpts-II/1999 tanggal 15 Juni 1999 tentang Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan di wilayah Propinsi Bali seluas 130.686,01 Ha, Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK.25) seluas 32,00 ha seluruhnya berfungsi sebagai Hutan Lindung.
Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK. 25) secara geografis terletak di antara 08o12’39’’ Lintang Selatan sampai dengan 08o13’02” Lintang Selatan dan di antara 115°03’11” Bujur Timur sampai dengan 115º03’34” Bujur Timur.
Berdasarkan pembagian wilayah administrasi pemerintahan Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK.25) terletak di wilayah Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem.  Berdasarkan pembagian wilayah administrasi pengelolaan hutan terletak di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Karangasem/Manggis Dinas Kehutanan Propinsi Bali. Luas Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK.25) 35,00 Ha berfungsi sebagai Hutan Lindung.
Berdasarkan Peta Kelas Lereng Lapangan Pulau Bali skala 1 :250.000 topografi Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK.25) tergolong daerah yang mempunyai kondisi wilayah bergelombang ringan sampai sedang dengan klasifikasi kelas kelerengan antara 0 % sampai dengan 15% dengan ketinggian lapangan berkisar antara 750 meter sampai dengan 900 meter diatas permukaan laut.
Berdasarkan Peta Geologi  Pulau Bali skala 1 : 250.000 yang dikeluarkan oleh Direktorat Geologi Bandung tahun 1971, Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK. 25) terdiri dari Batuan Api Gunung Agung, dibagian tengah dan selatan termasuk Batuan Tufa endapan lahar Buyan Bratan, di bagian barat termasuk batuan gunung Api Buyan, Bratan purba dan Batur Purba. Berdasarkan Peta Tanah Pulau Bali skala 1: 250.000 dari Lembaga Penelitian Tanah Bogor Tahun 1971, jenis tanah yang terdapat pada Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK.25) adalah Regosol kelabu, Regosol coklat dan Humic Regosol yang mempunyai sifat sangat peka terhadap erosi.
Berdasarkan Peta Ikim Pulau Bali skala 1 : 250.000 yang dikeluarkan oleh Jawatan Meteorologi dan Geofisika Verhandelingen No. 42 tahun 1951, Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK. 25) bertipe iklim D dengan nilai Q antara 60 % sampai dengan 100 % dan tipe iklim E dengan nilai Q antara 100 % sampai dengan 167 %.
Jenis flora yang terdapat  pada Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK. 25) antara lain : ampupu (Eucayiptus urophylla), albizzia (Albizzia falkataria) dan pinus (Pinus merkusii).
Jenis satwa yang terdapat di Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK.25) antara lain: ayam hutan (Gallus gallus varius), tekukur (Oeopolia mongei), babi hutan (Sus vitatus), dan kera (Macaca irus).
Untuk mencapai Kelompok Hutan Bukit Pawon (RTK. 25) dapat ditempuh melalui ruas jalan Denpasar – Amlapura dengan jarak ± 70 Km. Dari Amlapura menuju ke Subagan dengan jarak ± 3 Km, dan dilanjutkan menuju ke Tanah Aron dengan jarak ± 15 Km sampai ke batas hutan yang terdekat.
Advertisements

Leave a comment

Filed under Tempat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s