>Madu Pawon

>

Secara ilmiah madu didefinisikan sebagai cairan kental yang dihasilkan oleh lebah madu dari berbagai sumber nectar yang masih mempunyai keaktifan enzim diastase. Madu merupakan bahan makanan yang kaya akan gizi. Komposisi madu antara lain : air (17,0%), fruktosa (38,5%), glukosa (31,0%), maltosa (7,2%), karbohidrat (4,2%), sukrosa (1,5%) dan cairan enzim, mineral, vitamin (0,5%).


Pada artikel sebelumnya kami telah menulis berbagai cara yang dipergunakan oleh orang awam dalam membedakan keaslian madu. Maka pada kali ini kami akan menulis sambungan artikel tersebut tentang salah satu cara yang dipakai oleh orang-orang yang mempunyai niat jahat dalam memalsu madu. Informasi ini kami peroleh dari pengakuan dosen kami dari jurusan Teknologi Hasil Ternak (THT) Fakultas Peternakan Unibraw Malang.

Praktek-praktek pemalsuan madu sudah berjalan sejak dulu, namun hal ini kurang begitu mendapat sorotan. Salah satu cara untuk mendapat madu palsu atau yang sering disebut madu “pawon” adalah sebagai berikut : sarang lebah dijus (diblender) ditambahkan air dan gula setelah itu diperas. Ada juga yang menambahkan sedikit asam dan juga pala. Hasilnya adalah persis seperti madu asli baik aroma, rasa, dan penampakan. Untuk membuktikan madu ini hanya dengan uji enzim diastase.

Oleh karena itu kita harus ekstra hati-hati untuk membeli madu. Cara aman untuk mendapatkan madu adalah dengan membeli langsung ke peternak yang sedang menggembalakan lebahnya. Kalau hal ini dirasa cukup merepotkan maka membeli madu berlabel (mencantumkan komposisi nutrisi) bisa menjadi alternatif. Dan kalau sudah mendapatkan madu maka bandingkan komposisi nutrisi yang ada dengan standar madu asli. Madu asli mempunyai Standart Industi Indonesia (SII-86) sebagai berikut :
1. Kadar air Maks. 25%
2. Keasaman Maks. 40 ml NaOH 1N/kg
3. Enzim diastase Min 3DN
4. Hidroksi metal fulfural Maks. 40 mg/kg
5. Kadar abu Maks. 0,5%
6. Gula pereduksi Min 50%
7. Sukrosa Maks. 10%
8. Padatan tak larut Maks. 0,5%
Sumber : Apiari Pramuka, Cibubur, Jakarta
Nah, sekarang sudah jelas bagi kita untuk lebih berhati-hati untuk membeli madu. Tapi jangan keliru sikap juga yaitu dengan tidak mengkonsumsi madu. Semoga dengan uraian singkat di atas dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang produk peternakan berupa madu.
Advertisements

Leave a comment

Filed under Produk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s